Kesendirian itu membuka kejujuran batinku,
bahwa ternyata aku tak tahu siapa dirimu.
Rasanya asing dan seperti sembilu tiap kali mengingatmu.
Dimanakah bahagiaku?
Bolehkah kuminta kembali rasa itu?
Memang tak mudah.
Sungguh tak mudah.
Tapi tolonglah melepasku.....
Biar aku bisa kembali mengerti nuraniku.
Mengerti apa kepedihan, sakit, resah, bahagia, senyuman....
juga rasa cinta itu.
Karena sungguh....
kebimbangan hati ini
telah melumpuhkanku
mematahkan semangatku
menyakiti nuraniku
Dimanakah bahagiaku?
Bolehkah kupinta lagi?
Maukah kau melepasku sendiri?
Ya, agar resah itu tak berkepanjangan....
Agar jiwaku tak terus meradang
Bolehkah kupinta bahagia itu?
itupun kalau kau sungguh mengerti
apa makna cinta itu....
(By: Ayik; Malang, February 23,2007)
0 comments:
Post a Comment