Jenuh


Ternyata hati tak bisa berdusta

meski kucoba tetap tak bisa

dulu cintaku banyak padamu

entah mengapa kini berkurang...



entah kenapa rasa itu yang kini

tengah membelengguku

kejujuran hati ini salahkah?

Prue

Prue,
ini adalah sebuah panggilan kesayangan
yang diberikan seorang sahabat buat seorang Ayik

Prue,
sebuah nama yang ringan
meski maknanya dalam
Ian (demikian sahabatku akrab dipanggil) bilang....
aku adalah peri kecil baginya
wouh....sebuah penghargaan yang cukup mendalam
karena Prue, juga bermakna sebuah kesetiaan.

Prue,
aku pun menyukainya
meski akupun jadi meradang
setiap kali aku belum bisa menjadi seorang 'kawan'
bagi siapa yang datang padaku.

Prue,
peri kecil
yang mencoba tetap mengepakkan sayap kecil di punggungnya
menjadi sahabat
menjadi setia
menjadi cinta
menjadi kebahagiaan

Prue,
yang mencoba selalu mengepakkan sayapnya....
meski kepahitan hidup mendera.

dear....


hi,

apa kabar lagi....

pagi tadi aku bangun dengan kepenatan luar biasa.

inginnya sih, setiap bangun pagi ada sesuatu yang baru

entah itu udara segar baru

sebuah kecupan

atau mungkin sekadar senyuman

wah, pasti dunia bakalan cerah

indah ya

terus ada juga seseorang yang mencegah kita bangun dari tidur

karena kehangatan badan kita selepas malam yang panjang

wah, bahagianya....


tapi pagi ini aku bangun dengan kepenatan luar biasa

capek setengah mati

pasalnya.....semalam nonton sepakbola

dan klub kesayangannya KO!

Smile



senyum
sebuah lengkungan di bibir
mendatangkan sukacita
dan kehangatan hati
senyuman
dan aku pun mau berbagi....

Kebimbangan

Kesendirian itu membuka kejujuran batinku,
bahwa ternyata aku tak tahu siapa dirimu.
Rasanya asing dan seperti sembilu tiap kali mengingatmu.
Dimanakah bahagiaku?
Bolehkah kuminta kembali rasa itu?

Memang tak mudah.
Sungguh tak mudah.
Tapi tolonglah melepasku.....
Biar aku bisa kembali mengerti nuraniku.
Mengerti apa kepedihan, sakit, resah, bahagia, senyuman....
juga rasa cinta itu.

Karena sungguh....
kebimbangan hati ini
telah melumpuhkanku
mematahkan semangatku
menyakiti nuraniku

Dimanakah bahagiaku?
Bolehkah kupinta lagi?
Maukah kau melepasku sendiri?

Ya, agar resah itu tak berkepanjangan....
Agar jiwaku tak terus meradang

Bolehkah kupinta bahagia itu?
itupun kalau kau sungguh mengerti
apa makna cinta itu....

(By: Ayik; Malang, February 23,2007)

cinta

Cinta

Apakah cinta?
Bila tak bisa memahami hati seseorang yang dicinta.
Tak bisa melepasnya pergi
Karena bila memang cinta sejati nyata,
dia jug apasti kembali.

Benarkah cinta?
Jika kenaifan yang menguasai,
sehingga musnahlah makna cinta itu sendiri.
Karena cinta sesungguhnya....
akan datang dan pergi
dalam damai hati.
Tak ada sakit hati atau mematikan ragawi,
Bila kesejatian cinta yang menyelubungi.

Cinta.....
sebuah kerumitan hidup
namun juga indah.
Tak perlu menguasai
karena saat cinta bertahta....
ia sendiri akan saling berbagi
melengkapi
dan tak menyakiti.

Cinta.....
sebijak pula hatimu
jika bisa memahaminya.

(By: Ayik; Malang, Februari 23, 2007)
 

Copyright © 2009 ayik-prue Designed by csstemplatesmarket

Converted to Blogger by BloggerThemes.Net